Catatan Bang Pay

Postingan Terbaru

Travel Writing Class

Rp.350.000,- Rp.150.000,- Promo BELAJAR MENULIS TAK PERNAH SEMUDAH INI SUKA TRAVELING?   Sayang ya kalau kisa…

Why Cambodia (Part 3)

Ini adalah pengalaman pertama melewati batas negara melalui jalur air. Hari sebelum keberangkatan, Bang Yusuf memperken…

Why Cambodia (part 2)

Tak hanya tentang tiga pertanyaan mendasar, tapi lebih banyak lagi. Saya terkejut bahwa selama ini telah berpikir denga…

Why Cambodia (Part I)

Masjid Al-Serkal Haram di Phnom Penh. Kamboja Setelah meninggalkan bekas jejak kakinya di beberapa negara Eropa, lelaki…

Berkenalan dengan Deni Je dan Lukisannya yang Mendebarkan

Leiden Centraal. Situasinya tak jauh berbeda dengan stasiun kereta di kota-kota lainnya di Belanda. Sibuk. Orang-orang …

Interaksi dengan orang sefrekuensi

The Journey of Being a Writer (7) Pasca terbitnya karya pertama di media cetak, tentu saja beriring sejalan dengan pro…

Proses

The Journey of Being a Writer (6) “Pay, tulisanmu terbit di koran.” Akhirnya saya mendapatkan info berharga ini. Set…

Sanggar

The Journey of Being a Writer (5) Tentu saja, meskipun penting, tetapi menunggu puisi terbit di media cetak bukan prio…

Kirim Karya ke Koran

The Journey of Being a Writer (4) Ini adalah cerita bagaimana mengirimkan karya tulis ke media cetak. Sesuatu yang bar…

Jogja dan Mesin Tik Bapak

The Journey of Being a Writer (3) Setamat SMA, saya ke Jogjakarta. Tak mudah untuk melakukan negoisasi dengan bapak te…

Bu Nurjanah

The Journey of Being a Writer (2) Karena ketika SD saya sudah disuguhi banyak bahan bacaan dan saya menyenanginya, ke…

Suka Baca

The Journey of Being a Writer (1) Yang paling berjasa dalam proses kepenulisan saya adalah bapak. Jauh hari sebelum s…